Jumat, 18 Mei 2012

11 Alat-Alat Musik Tradisional Riau


ALAT-ALAT MUSIK TRADISIONAL RIAU
  1. Nafiri
    Nafiri merupakan alat musik tradisional yang berasal dari propinsi Riau di pulau Sumatera yang bentuknya mirip dengan terompet. Kita dapat melihat permainan alat musik ini bersama dengan pertunjukkan makyong yang merupakan sebuah bentuk kesenian tradisional yang saat ini masih dimainkan dan diwariskan di propinsi
    Riau. Selain sebagai alat musik, nafiri juga digunakan sebagai alat komunikasi masyarakat melayu. Terutama untuk memberitahukan tentang adanya bencana, dan berita tentang kematian.
    Cara memakai alat musik nafiri yaitu dengan ditiup, dan nada yang keluar sesuai dengan tiupan yang kita berikan. Nafiri ini adalah jenis alat musik tiup.


  2. Gambus
    Gambus adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu. Pergeseran nilai spiritual dan kebersamaan dalam masyarakat Melayu di Riau yang terjadi pada waktu ke waktu menyebabkan perubahan pandangan masyarakat terhadap kesenian Gambus dan Zapin.
    Musik Gambus beralih fungsi menjadi pengiring Zapin di pentas, dan lebih berkembang dari sebelumnya. Gambus Melayu Riau merupakan adopsi dari Gambus al' Ud, semula berfungsi sebagai sarana hiburan yang lebih religius dimainkan individu dirumah atau hiburan bagi nelayan di atas perahu. Perubahan fungsi telah menggeser lagu yang bernuansa Islami menjadi lagu-lagu yang lebih sekuler.
    Cara memakai alat musik gambus yaitu dengan dipetik dan sama cara memakainya dengan alat musik gitar. Gambus ini adalah jenis alat musik petik.

  3. Rebana
    Rebana adalah sejenis gendang satu muka yang digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian rakyat. Alat musik ini sangat terkenal sejak zaman kerajaan Melayu Kuno. Rebana sering digunakan saat upacara pernikahan. Selain itu Rebana juga digunakan sebagai alat komunikasi sederhana pada zaman itu karena bunyinya yang cukup keras. Jumlah pukulan pada rebana ubi memiliki makna tersendiri yang telah dipahami oleh masyarakt saat itu.
    Cara memakai alat musik rebana yaitu dipukul dengan tangan dan nadanya sesuai dengan cara pukulan tangan orang yang memainkannya. 

  4. Talempong (Calempong)
    Talempong adalah alat musik perkusi yang terbuat dari logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar, terdapat di daerah Riau. Talempong ini berbentuk bundar pada bagian bawahnya berlobang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter lima sentimeter sebagai tempat untuk dipukul. Talempong biasanya digunakan untuk mengiringi tarian pertunjukan atau penyambutan, Talempong juga digunakan untuk melantunkan musik menyambut tamu istimewa.
    Cara memakai alat musik talempong yaitu dipukul dengan sepasang kayu pada permukaan yang menonjol. Talempong memiliki nada yang berbeda-beda. Talempong ini memainkanya harus dibutuhkan kejelian dimulai dengan tangga pranada DO dan diakhiri dengan SI.

  5. Biola
    Biola termasuk salah satu alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Alat musik dawai keluarga biola yang lain adalah Viola, Cello, dan Contrabass. Perbedaannya terletak pada ukurannya, namun cara berbunyi dan cara resonansinya sama. Deretan instrument musik tersebut adalah kelompok alat musik inti yang mengisi orkestra simfoni kuno. Biola Gaya Melayu Riau. 
    Cara memakai alat musik biola yaitu digesek dengan dawai dan nada-nadanya yang keluar sesuai dengan kunci yang digunakan pada tali senar.

11 komentar:

  1. Pakai gambarnya dong,, Supaya biar lebih jelas

    BalasHapus
  2. Terima kasih infonya..Bisa buat ilmu pengetahuan saya..

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. sama-sama...
      terima kasih telah berkunjung ke blog saya....

      Hapus
  4. wah banyak banget yg baru saya tahu thanksya buat infonya

    BalasHapus
  5. nada yang keluar sesuai dengan tiupan yang kita berikan luar biasa

    BalasHapus
  6. Jumlah pukulan pada rebana ubi memiliki makna tersendiri

    BalasHapus
  7. trima kasih gan sangat bagus dan menarik bgt :D

    sekedar informasi ya kawan bagi anda yang kesulitan ngurus" surat" penting ,sim.stnk,dll bisa gunakan jasa" dibawah ini trimakasih
    biro jasa stnk
    biro jasa sim
    biro jasa bpkb
    biro jasa perizinan

    BalasHapus
  8. Hati-hati dengan orang ini (Zulkhaery Basrul) anak pertama H. Basrul Syam dan Hj. Nurhawa. Sudah banyak orang ditipu.

    Silahkan cek http://suarapojokbuku.blogspot.com .

    Semua testimoni bisa dicek.

    “Saya juga termasuk korban saudara yang terhormat Zulkhaery. ”
    Untuk diketahui, saya posisi di Pekanbaru, dia di Jakarta. Beberapa pekerjaan yang saya berikan tidak rampung dikerjakan, akhirnya saya yang diuber-uber konsumen di Pekanbaru.
    Kalau dia di Pekanbaru, sudah pasti saya Polisi-kan. Karena dia di Jakarta makanya males saya ngurusin. Tapi sakit hati ini bener2 kesumat. Demi Allah, serupiah pun saya tidak memakan hak dia, bahkan beberapa kesempatan hak dia saya dahulukan karena dia yang mengerjakan website.
    Kenyataannya, setelah uang ditransfer, bahkan konsumen sampai bayar beberapa kali, berbulan-bulan website tidak bisa dikerjakan dan mulai susah dihubungi. Setelah menunggu sekian bulan (kurang lebih 6 bulan), baru dia ngabari kalau uang konsumen pulangkan saja. Sedangkan jatah dia dan jatah saya sudah dibagi habis, tentu uang yang sudah berbulan-bulan itu telah habis pula, dengan seenaknya dia membatalkan sepihak dengan pembuat website.
    Terakhir karena jauh, saya sampai bersumpah kepada dia tentang akibat dari perbuatan dia (Zulkhaery Basrul), tentu dia saya kira masih ingat apa sumpah saya itu, dan sekarang insyallah Tuhan tunjukkan keburukan dia. Memang kerugian total saya tidak terlalu besar (<10jt), tapi sakit hati saya itu lebih dari itu, dimaki-maki dan diancam konsumen akibat perbuatan Zulkhaery.
    Sebenarnya saya sudah malas membahas ini, toh dia sudah dapat akibat dari perbuatan dia (walaupun belum terlalu parah) dan saya juga telah mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik. Tapi tak bisa dipungkiri, rasa sakit hati dan dendam ini masih berbekas di hati.
    Saya utarakan ini agar dapat disebarkan, agar tidak bertambah pula korban penipuan dia.
    Cari duit dengan cara bener aja asik kok, ini malah sukanya bikin runyam kehidupan.
    Taubatlah saudaraku Zulkhaery Basrul, hasil kelakukanmu yang bikin orang sakit hati itu dimakan oleh anak istrimu, kasihan liat keluargamu yang diberi nafkah dari hasil “menipu orang”.
    Wassalam…
    TTD…M. KHOFIFUDDIN”

    BalasHapus

Dimohon berikan komentar yang membangun buat admin blog, supaya admin dapat melakukan perbaikan. Gunakan kata yang sopan dan bijak dalam memberi saran.

 

Kumpulan Informasi Copyright © 2011-2014 -|- Template created by O Pregador -|- Powered by Blogger Templates